Senin, 04 Mei 2009

Penggusuran Stren Kali Jagir Surabaya - Masjid-pun Ikut Dihancurkan







I hate Monday!!! Mungkin kalimat itu tepat menggambarkan apa yang menimpa masyarakat stren kali Jagir di Surabaya. Betapa tidak, pagi-pagi buta pemerintah kota sudah mengutus pasukan-pasukannya yakni Satpol PP dan polisi untuk menggusur rumah yang berdiri di jalan Jagir Wonokromo itu. Walhasil, pagi itu telah menjadi nightmare tersendiri bagi para warga yang sudah bertahun-tahun tinggal disana.

Rumah dan bangunan yang berdiri di pinggiran kali Jagir itu memang bisa dikatakan liar karena tidak memiliki sertifikat. Rencananya wilayah tersebut akan dibangun sarana penghijauan. Pemerintah Kotapun sudah memberi peringatan pada warga untuk segera meninggalkan rumah mereka. Namun sayangnya peringatan pemkot ini hanyalah sosialisasi melalui media belaka, bukan langsung bertemu dengan warga untuk memusyawarahkan bersama.

Kabarnya warga akan direlokasi ke rumah susun yang sudah disiapkan pemerintah. Namun lagi-lagi itu masih kabarnya. Nyatanya warga mengaku tidak tahu-menahu mengenai relokasi itu. Dan itupun masih belum ada pertemuan antara pemkot dengan warga.

Penggusuran ini sebenarnya akan dilakukan pemerintah pada Juni tahun ini. Namun entah mengapa baru menginjak bulan Mei ini pemkot tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sudah mengerahkan “pasukan”nya. Walhasil, warga menjadi histeris dikejutkan oleh “Surprise” yang membuat mereka mengalami mimpi paling buruk sepanjang hidupnya.

Sekitar 300-an lebih rumah dan bangunan di hamparan kali Jagir itu dihancurkan. Padahal selain sebagai tempat tinggal, rumah dan bangunan itu telah menjadi ladang usaha tersendiri bagi warga. Jalan raya yang setiap hari selalu ramai dilalui kendaraan itu hari ini (4 Mei 2009) tampak seperti puing-puing bekas perang. Rumah-rumah yang sudah dihuni warga lebih dari 20 tahun itu kini rata dengan tanah. Bahkan yang mengerikan beberapa masjid dan musholla terpaksa harus ikut hancur rata dengan tanah. Entah apa yang dipikirkan pemkot mengenai masalah ini. Tsunami Aceh maupun bencana Situ Gintung saja tidak berani menghancurkan, bahkan menyentuh tempat ibadah umat muslim tersebut. Mengapa pemkot yang hanya manusia biasa berani merobohkan rumah Allah itu?

Selasa, 20 Januari 2009

Dog Show Semarang 2009 kerenpuool!!

Kejutan sangat menarik saat mengunjungi Semarang Dog Show 17-18 Januari kemarin!!!
Gila!!!
yang datang selama 2 hari kemarin sekitar 12ribu pengunjung!!!
Bisa dikatakan konser musik artis luar kalah nih...
yang diperlombain ga cuma anjing trah aja, tapi juga ada dog fashion, lomba mewarnai & photo rally!
Event yang diselenggarakan di Merbabu Hall Puri Anjasmoro Semarang ini benar-benar diluar dugaan panitia dengan pengunjung yang membludag!!
Oktober nanti akan diselenggarakan event yang sama
Tapi masih simpang siur antara Semarang atau Jogja?

Selasa, 13 Januari 2009

Tempat nongkrong asyik di Surabaya

Hi nengkrers (sebutan untuk anak nengkry atau anak yang suka nongkrong. maklum istilah "anak nongkrong udah dipake salah satu stasiun TV),

Bingung mencari tempat nongkrong yang asyik di Surabaya?

Sebenarnya di kota pahlawan ini buuanyak sekali tempat yang syik untuk ditongkrongin.
Tapi kemarin aku baru dapat tempat yang asyik. Apalagi buat anak-anak kuliah yang... yah, duitnya masih tergantung pada ortu gitu. Selain murah, tempat ini lumayan cozzy apalagi berada di daerah yang high class.
Wah dimana tuh?
Sebenarnya aku udah lama denger tempat ini. Tapi aku belum sempat kesana. Coba aja dech dijamin asyik banget.
Namanya Bengawan Solo Cafe yang terletak di Sutos (Surabaya Town Square) Jl. Adityawarman Surabaya.
Menu-menunya sangat murah mulai 8000-an dan semuanya racikan khas ala Bengawan Solo. Nah, bagi yang lagi diet atau sedang mempertahankan perut sixpack-nya, tempat ini juga menyediakan menu diet yang non-sugar!!!

Aku bukannya mau promosi atau sedang kerja disitu...
Tapi sumpehhh.... tuh tempat lumayan asyik buat ditongkrongin!!!
Ga bikin kantong jebol, malah bikin hati plong!!!